Wednesday, October 14, 2015

Mis-Komunikasi Adalah?



Mis-komunikasi kerap kali terjadi di dalam hidup kita, Mis-komunikasi dapat di artikan: Sebuah kesalahpahaman komunikasi antara pemberi pesan dan penerima pesan.
Mis-komunikasi ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya faktor pengetahuan dan bahasa. Artinya, orang-orang yang memiliki latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan bahasa yang sama, akan lebih mudah mencapai kesamaan persepsi.
Supriyanto alias Pria Sakti / ilyas Direktur Eksekutif Jejak Kasus/ NGO HDIS, menyimpulkan, Faktor penyebab terjadinya mis-komunikasi salah satunya adalah penerima pesan yang salah mengartikan apa yang dikatakan oleh pemberi pesan.
Sehingga yang sering terjadi adalah seorang pemberi pesan memiliki maksud tersendiri dalam menyampaikan pesannya, namun sang penerima pesan juga mempunyai maksud yang lain dalam benaknya. Nah inilah yang menjadikan penyebab terjadinya mis-komunikasi antar kedua belah pihak atau hubungan antar teman, atau pasangan.
Miskomunikasi dapat diartikan sebagai proses komunikasi yang berjalan kurang atau tidak baik yang dapat menyababkan informasi yang akan disampaikan tidak berjalan sesuai yang diharapkan.
Miskomunikasi ini biasa disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
* Kesalahpahaman antara pemberi dan penerima pesan
* Perbedaan persepsi yang diterima penerima pesan dengan yang diberikan oleh pemberi pesan
* Perbedaan pengetahuan
* Perbedaan pengalaman
* Perbedaan bahasa
Miskomunikasi bisa berakibat cukup fatal, diantaranya :
* Terputusnya komunikasi antara kedua belah pihak
* Tidak sejalannya pesan yang diberi dan diterima
* Terjadi permusuhan akibat salah persepsi.
  1. Komunikasi adalah proses yang menggambar siapa mengatakan apa dengan cara apa, kepada siapa, dengan efek apa.
  2. Komunikasi merupakan rangkaian proses pengalihan informasi dari satu orang kepada orang lain dengan maksud tertentu.
  3. Komunikasi adalah proses yang melibatkan seseorang untuk menggunakan tanda-tanda (alamiah atau universal berupa simbol-simbol berdasarkan perjanjian manusia) verbal atau nonverbal yang disadari atau tidak disadari yang bertujuan untuk memengaruhi sikap orang lain.
  4. Komunikasi adalah proses dimana seorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun nonverbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain.
  5. Komunikasi: adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol
  6. Komunikasi: adalah seni menyampaikan informasi, ide, dan sikap seseorang kepada orang lain.
  7. Komunikasi: adalah suatu proses interaksi yang mempunyai arti antara sesama manusia.
  8. Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan.
  9. Komunikasi: berarti suatu mekanisme suatu hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpannya dalam waktu.
  10. Komunikasi merupakan pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktifitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan waktu tersebut.
  11. Komunikasi merupakan interaksi antarpribadi yang menggunakan simbol linguistik, seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan nonverbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung/tatap muka atau melalui media lain (tulisan, oral, dan visual).
  12. Tapi, dari beberapa pengertian di atas, maksud dari definisi yang dikembangkan oleh para pakar tersebut kurang lebih sama. Sehingga bisa ditarik kesimpulan, bahwa komunikasi adalah proses pengiriman dan penerimaan informasi atau pesan antara dua orang atau lebih dengan cara yang efektif, sehingga pesan yang dimaksud dapat dimengerti.

Kemudian, ada disamping komunikasi, kita juga harus mengenal adanya istilah mis-komunikasi, yakni kesalahpahaman komunikasi antara pemberi pesan dan penerima pesan.

Mis-komunikasi ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya faktor pengetahuan dan bahasa. Artinya, orang-orang yang memiliki latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan bahasa yang sama, akan lebih mudah mencapai kesamaan persepsi.

Selain hal-hal tersebut, faktor penyebab terjadinya mis-komunikasi adalah penerima pesan salah mengartikan apa yang dikatakan oleh pemberi pesan. Sehingga yang sering terjadi adalah seorang pemberi pesan memiliki maksud tersendiri dalam menyampaikan pesannya, namun sang penerima pesan juga mempunyai maksud yang lain dalam benaknya. Inilah yang menyebabkan terjadinya mis-komunikasi antar kedua belah pihak.

Penanggung Jawab Posting: Supriyanto alias Pria Sakti/ ilyas Direktur Eksekutif Jejak Kasus, Kantor I. Jejak Kasus:  Jalan Raya Kemantren 82, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa timur. Kantor II Harian Jejak Kasus dan NGO HDIS Jalan Sriti 13 Perum Puskopad Sooko Mojokerto, Jatim. Email: direskrimumjejakkasus@yahoo.com kontak: 082141523999.

0 comments: