Saturday, May 12, 2018

Kapolda Banten | Kerusuhan Di Kantor Polsek Bayah "Ini Murni Karena Kesalahpahaman Warga.

WWW.JEJAKKASUS.INFO | Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo: “Ini murni karena kesalahpahaman warga. Warga berasal dari Cisolok, Binuang, Bayah, Pelabuhan Ratu (Sukabumi). Anwar ini pengusaha di Pelabahun Ratu yang juga ke Bayah,” ujar Kapolda.


Tonton Video Kapolda Banten Telusuri Penyebab Perusakan Kantor Polsek Bayah

https://youtu.be/nseBLX6YHCU

Seputar Banten | Detikkasus.com | Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya masih menelusuri penyebab terjadinya kerusuhan nelayan di Polsek Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (12/5). Hingga saat ini laporan yang diterimanya masih simpang siur terkait pemicu amarah ratusan nelayan tersebut.

"Masih simpang siur. Ada yang melaporkan terkait dengan masalah penangkapan benur, yang kemudian terjadi perlawanan, kemudian mengakibatkan massa marah dan menyerang polsek," katanya, Sabtu (12/5).

Pihaknya juga saat ini tengah menelusuri penyebab terjadinya kerusuhan nelayan di Polsek Bayah. "Ini masih kita telusuri apakah betul ada peristiwa tersebut. Ini masih kita dalami yang jelas ini saya lagi meluncur ke TKP," ungkapnya.

Sigit menyebut sejauh ini laporannya yang diterimanya kondisi kantor Polsek Bayah mengalami rusak. "Sementara yang rusak kaca Polsek dan kaca mobil patroli. Kalau pembakaran ban saja," tegasnya.

Saat ini pihaknya pun tengah menenangkan massa aksi untuk tidak anarkis dalam melakukan aksi unjuk rasanya. "Sementara langkah yang kita lakukan berusaha meredam masyarakat. Kalau betul ada oknum anggota akan kita usut jika melakukan pelanggaran. Katanya marah karena saat penangkapan, ada konflik. Masih simpang siur," tegasnya.

Seperti diketahui, ratusan nelayan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, mengamuk dan merusak fasilitas milik Mapolsek Bayah, Sabtu (12/5). Kemarahan ratusan nelayan itu dipicu karena dua orang nelayan ditabrak pada saat terjadi penangkapan bos Benur di wilayah setempat.

Tonton Juga Video Kantor Polsek Bayah diserang Massa dan Rusak Mobil Patroli.

https://youtu.be/bBaIMlZb7w4

Peristiwa tersebut terjadi disaat kedatangan ratusan nelayan ke Mapolsek Bayah bermaksud mencari mobil Avanza hitam yang menabrak dan menangkap nelayan. Mobil Avanza hitam tersebut diduga milik petugas polisi, karena pada saat penangkapan membawa senjata laras panjang dan mengeluarkan pistol.

Baca Juga: Kantor Polsek Bayah, Kabupaten Lebak - Propinsi Banten Diserang Puluhan Warga yang Di Duga Nelayan.

https://detikkasus.com/kantor-polsek-bayah-kabupaten-lebak-propinsi-banten-diserang-puluhan-warga-yang-di-duga-nelayan/


Repoter : Dwi
Editor : M.Sha

Kantor Polisi Wilayah Banten Di Rusak Warga.

www.jejakkasus.info | Tonton Video Kapolda Banten Telusuri Penyebab Perusakan Kantor Polsek Bayah

https://youtu.be/nseBLX6YHCU

Seputar Banten | Detikkasus.com | Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya masih menelusuri penyebab terjadinya kerusuhan nelayan di Polsek Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (12/5). Hingga saat ini laporan yang diterimanya masih simpang siur terkait pemicu amarah ratusan nelayan tersebut.

"Masih simpang siur. Ada yang melaporkan terkait dengan masalah penangkapan benur, yang kemudian terjadi perlawanan, kemudian mengakibatkan massa marah dan menyerang polsek," katanya, Sabtu (12/5).

Pihaknya juga saat ini tengah menelusuri penyebab terjadinya kerusuhan nelayan di Polsek Bayah. "Ini masih kita telusuri apakah betul ada peristiwa tersebut. Ini masih kita dalami yang jelas ini saya lagi meluncur ke TKP," ungkapnya.

Sigit menyebut sejauh ini laporannya yang diterimanya kondisi kantor Polsek Bayah mengalami rusak. "Sementara yang rusak kaca Polsek dan kaca mobil patroli. Kalau pembakaran ban saja," tegasnya.

Saat ini pihaknya pun tengah menenangkan massa aksi untuk tidak anarkis dalam melakukan aksi unjuk rasanya. "Sementara langkah yang kita lakukan berusaha meredam masyarakat. Kalau betul ada oknum anggota akan kita usut jika melakukan pelanggaran. Katanya marah karena saat penangkapan, ada konflik. Masih simpang siur," tegasnya.

Seperti diketahui, ratusan nelayan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, mengamuk dan merusak fasilitas milik Mapolsek Bayah, Sabtu (12/5). Kemarahan ratusan nelayan itu dipicu karena dua orang nelayan ditabrak pada saat terjadi penangkapan bos Benur di wilayah setempat.

Peristiwa tersebut terjadi disaat kedatangan ratusan nelayan ke Mapolsek Bayah bermaksud mencari mobil Avanza hitam yang menabrak dan menangkap nelayan. Mobil Avanza hitam tersebut diduga milik petugas polisi, karena pada saat penangkapan membawa senjata laras panjang dan mengeluarkan pistol.

Baca Juga: Kantor Polsek Bayah, Kabupaten Lebak - Propinsi Banten Diserang Puluhan Warga yang Di Duga Nelayan.

https://detikkasus.com/kantor-polsek-bayah-kabupaten-lebak-propinsi-banten-diserang-puluhan-warga-yang-di-duga-nelayan/


Repoter : Dwi
Editor : M.Sha

Friday, May 11, 2018

Asyik Konsumsi Narkoba, 3 Orang Pecandu di Ciduk Polisi

KABUPATEN KEDIRI | Detikkasus.com - Muji Lestari (26) Warga Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri bersama dengan dua Orang rekanya yakni SM (17) Pr dan Arik Susanto (30) terpaksa harus berurusan dengan Tim Satuan Reskoba Polres Kediri setelah kedapatan Asyik Konsumsi Narkoba

Kasat Reskoba Polresk Kediri AKP Eko Prasetyo Sanosin,S.H,M.H mengatakan,bahwa Pelaku ini Kita ringkus saat berada di rumahnya dengan sejumplah barang bukti Narkoba jenis Pil Doubel L,serta Sabu

"Kami Jerat mereka dengan UU No 35 Thn 2009 Pasal 112 Ayat (1) Tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman 20 Tahun Penjara,"Ujar AKP Eko Sabtu (12/5/2018)

Masi Kata Kasat Reskoba ,dari tangan Muji lestari di amanka sebanyak,199  butir pil jenis logo Y, 54  butir pil warna ping bertuliskan ERPHA.1,buah HP merk Evercross

Kemudian dari tangan SM di amankan barang bukti 0,52  gram Narkotika jenis sabu sabu dalam 1plastic klip,1buah bong alat hisap sabu - sabu. 1buah sedotan plastik,1 buah korek api gas.1HP merk Xiaomi

Selanjutnya dari tangan Arik Susanto di amankan Narkotika jenis sabu - sabu dalam pipet kaca dengan berat 1,29 gram, 1 buah HP merk Oppo .

"Pelaku SM adalah Warga Desa Panditan Rt/Rw 003/002   Kecamatan Lumbang Kabupaten  Pasuruan namun dia tinggal di Desa Tegalrejo Rt/Rw 002 /005  Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, bersama dengan Pelaku Arik "Jelas AKP Eko.

Baca Juga: https://detikkasus.com/asyik-konsumsi-narkoba-3-orang-pecandu-di-ciduk-polisi/

AKP Eko menambahkan,Untuk mempertanggung jawabkan Perbuatanya mereka saat ini suda Kita jebloskan di Tahan Rutan Kediri,"Pungkasnya, (Priya)