Thursday, September 25, 2014

Cerita Pendek Mengapa Cinta itu Buta' Ya Allah Aku Jatuh Cinta

قصة قصيرة
لمادا الحب اعمي ويقود الي الجنون

يروى ان في احدى المرات اجتمعت كل مشاعر الانسان (الاحاسيس) بما فيها المحاسن والعيوب. وبعد تثاوب الملل لاكثر من مرة، إقترح الجنون عليهم لعبة الاختباء، فتساءل الفضول: ولكن كيف سنَلعب؟ فشرحَ الجنون لهم: احاول تغطية عيني وأبدا بالعد الى الألف، اثناء ذلك عليكم بالاختباء جميعاً. وعندما أُنهي من العد سابحث عنكم، ومن اجده اولاً سيأخذ مكاني، وهكذا تستمر اللعبة .
طار الحماس من الفرح وتبعته الخفة ورقصا بسرور لاقناع الشك الذي لم يكن متأكداً من نجاح اللعبة، فالبعض منهم لم يرغب بالمشاركة، فالحق فضل عدم الاختباء، والكبرياء قال بانها لعبة سخيفة، أما الخوف ففضل عدم المخاطرة. مع ذلك بدأ الجنون بالعد: واحد، اثنان، ثلاث .... الخ .
وكالعادة حاول الكسل الاختباء اولاً، حيث اختبأ وراء اول صخرة رأها بعد خطوتين من المسير، بينما صعد الايمان الى السماء، واختبأ الحسد خلف ظل النصر الذي بدوره نجح بالوصول الى قمة الجبل. أما العطاء فلم يفلح بالاختباء لانه كان يترك لاصدقائهِ كل مكان يجده. وفي بحيرة تشبه الكريستال اختبأ الجمال، وفضل الخجل الاختباء بين الادغال ؟ أما الحرية فكان مكانها المفضل هو نسمة الهواء، وبقي الحزن الذي بدوره اختبأ في الدمعة، بينما الفرح في الابتسامة. وكالمعتاد الانانية وجدت لها المكان الافضل، أما الكذب فلا احد يعرف اين اختبأ؟ وفي داخل البركان اختبأت الشهوة، اما النسيان فلا احد ذكره .
عندما وصل الجنون الى الرقم 999 بالعد، لم يكن الحبّ قد وجد له مكان بعد، لان جميع الاماكن كانت مشغولة الى ان وجد وردة
واختبأ فيها. وهنا اكتمل العد الى الالف... بدأ الجنون بالبحث، واول من وجده كان الكسل، ثم الايمان، وبعد ذلك الشهوة التي شعرت بالهيجان داخل البركان فخرجت. ثم تم العثور على الحسد الذي كان مختبئاً خلف النصر، ورأى ايضاً انعكاسات الجمال على البحيرة. مضى قدماً للامام فوجد الشك الذي لم يكن قد قرر بعد اين يختبئ ؟ رأى بعد ذلك طفلاً وعلى خده دمعة، فوجد فيها الحزن، ثم بعد دقيقة رأى على شفتاه الابتسامة وفي داخلها الفرح... وهكذا وجد الواحد تلو الاخر باستثناء الحبّ؟!
بدأ الجنون بالبحث من جديد خلف الاشجار، تحت مجاري المياه وفوق قمم الجبال...الى ان رأى مجموعة ورود وهي تحرك اغصانها سامعاً صوت صراخ، فعندما إقترب منها رأى ان الشوك قد جرح الحبّ في عينيه. فلم يعرف الجنون ماذا يفعل؟ بكى كثيرا
ومن ذلك الوقت عندما اكتشفت لعبة الاختباء، كان الحب اعمى والجنون لم يتركه ابداً.
Cerita Pendek Mengapa Cinta itu Buta dan Memimpin kegilaan

Memberitahu bahwa setelah bertemu semua perasaan manusia (emosi), termasuk Pro dan kontra. Setelah menguap kebosanan untuk sebagian besar waktu, itu menyarankan bahwa kegilaan permainan mereka bersembunyi, bertanya kembali karena penasaran: cara bermain? Mereka menjelaskan Madness mereka: saya mencoba untuk menutup mata saya dan mulai menghitung sampai 1.000, sementara Anda menyembunyikan semua. Dan setelah ia selesai menghitung aku akan melihat tentang Anda, dan saya menemukan aku akan mengambil tempat saya, dan jadi permainan berlanjut.
Terbang antusiasme dan kegembiraan diikuti dengan ringan dan fleksibilitas untuk meyakinkan meragukan yang merasa tidak yakin keberhasilan permainan, beberapa dari mereka tidak ingin berpartisipasi, hak untuk tidak bersembunyi, kebanggaan mengatakan bahwa permainan konyol, dan ketakutan, tidak risiko. Dengan itu mulai kegilaan untuk menghitung: satu, dua, tiga dll. Dll.

Sebagai selalu mencoba kemalasan bersembunyi pertama, sehingga ia bersembunyi di balik batu pertama setelah dua langkah dari admin, sementara tingkat iman ke surga, dan bersembunyi di balik kemenangan iri yang, pada gilirannya, berhasil mencapai puncak gunung. Baik tawaran, tidak berhasil dalam persembunyian karena ia diserahkan kepada teman-temannya seluruh menemukan tempat dia. Lake Crystal-seperti keindahan dan karunia menyembunyikan rasa malu bersembunyi di antara semak-semak? Kebebasan adalah tempat pilihan nafas udara dan kesedihan yang bersembunyi di sebuah air mata, sambil berjemur di tersenyum. Seperti biasa egois menemukan dia tempat terbaik, baik berbohong, tidak ada yang tahu dimana ia bersembunyi? Di dalam gunung berapi menyembunyikan nafsu, baik melupakan tidak disebutkan.

Ketika kegilaan hingga 999 oleh hitungan, ada cinta telah menemukan tempat Namun, karena semua tempat kesibukan yang menemukan mawar dan menyembunyikannya. Berikut adalah perhitungan selesai ke ribuan... Penelitian madness dimulai, yang pertama menemukan dia dia adalah malas, dan iman, dan kemudian yang kurasakan frenzy di dalam gunung berapi itu datang. Kemudian iri ditemukan bersembunyi di balik kemenangan, dan juga refleksi keindahan di danau. Bergerak maju dan menemukan ketidakpastian belum memutuskan belum mana untuk menyembunyikan? Ray kemudian anak-anak di pipi, dan menemukan air mata kesedihan, dan kemudian melihat kemudian menit pada bibir senyum dan kegembiraan. Dan sehingga ia menemukan satu kecuali cinta?!

Mulai pencarian baru dari kegilaan di belakang pohon-pohon, di bawah air dan di atas puncak gunung...Untuk melihat grup Wouroud adalah cabang pindah pendengar suara berteriak, ketika itu mendekati garpu yang terluka cinta di matanya. Itu tidak diketahui apa gila? Ia menangis begitu banyak dan kemudian ketika saya menemukan permainan bersembunyi, cinta itu buta dan kegilaan tidak pernah meninggalkan Dia.
 Tulisan teman facebook. semoga bermanfaat- www.jejakkasus.info

Kasus Perceraian Di PA Tulungagung Meningkat Pesat' Kebanyakan Istri Gugat Suami

Tulungagung, www.jejakkasus.info, Trend perceraian di Kabupaten Tulungagung terus meningkat dari tahun ke tahun. Selain angkanya meningkat, terdapat fakta kasus perceraian yang sampai di Pengadilan Agama. Lebih banyak diajukan oleh kaum perempuan alias pihak istri. Meningkatnya gugatan cerai yang diajukan oleh pihak istri terlihat jelas sejak dua tahun terakhir. Data yang dihimpun dari Pengadilan Agama Tulungagung menyebutkan pada tahun 2013 dari kasus perceraian yang sampai ke Pengadilan Agama penggugat perempuan mencapai 1.876 kasus. Sementara penggugat laki – laki pada tahun itu hanya 1.051 kasus. Artinya, gugatan cerai yang diajukan perempuan jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan gugatan pihak suami. Sementara itu pada tahun 2014 dari bulan Januari sampai bulan Agustus perkara yang diterima Pengadilan Agama Tulungagung, penggugat perempuan mencapai 1.307 kasus sedang penggugat dari pihak laki – laki 714 kasus.
Berbicara pada fakta dominannya penggugat dari pihak istri, di Pengadilan Agama Tulungagung dilakukan karena beberapa alasan tidak adanya tanggung jawab dari suami ternyata menjadi alasan terbanyak mengapa kaum perempuan getol meminta cerai.
Data di Pengadilan Agama Tulungagung sepanjang tahun 2013 lalu, kasus cerai karena alasan suami tak bertanggung jawab mencapai 1.317 kasus. Sementara kasus cerai dengan alasan tidak ada keharmonisan lagi mencapai 664 kasus. Adapun perceraian karena faktor ekonomi sebanyak 531 kasus.

Sementara itu pada bulan Januari sampai Agustus 2014. Kasus cerai karena alasan suami tak bertanggung jawab mencapai 442 kasus. Sedang kasus cerai karena alasan sudah tidak ada keharmonisan lagi mencapai 463 kasus dan kasus cerai dengan alasan faktor ekonomi mencapai 407 kasus. Gugatan cerai, diakui menjadi alasan yang harus ditempuh perempuan ketika menghadapi suami yang tidak bertanggung jawab atas komitmen pernikahan yang seharusnya dijalankan seumur hidup. Hal tersebut diakui seorang warga Karangrejo, Tulungagung sebut saja namanya Mirabela (nama samaran).

Mirabella yang kini berusia 43 tahun itu mengaku ia terpaksa menempuh gugatan cerai lantaran suaminya yang sebelumnya bekerja di Malaysia hilang tanpa meninggalkan jejak.
“Tiga tahun suami tidak pulang, tidak memberi kabar, tidak memberi nafkah. Akhirnya saya yang inisiatif gugat cerai dan urus anak sendiri”, ujar perempuan yang memiliki satu orang anak ini.
Di tempat terpisah, Robert (nama samaran) warga Gondang Tulungagung mengakui “Ia harus menempuh jalur perceraian lantaran istrinya yang sebelumnya bekerja ke Taiwan mempunyai pria idaman lain (PIL). Akhirnya saya berinisiatif untuk bercerai”, ujar pria 34 tahun ini.
Mudahnya masyarakat mengajukan perceraian membuktikan masih rendahnya pemahaman agama dari mereka. Perceraian halal, tapi sangat dibenci Alloh SWT.

Ini menunjukkan di satu sisi bahwa terkadang perceraian itu tidak bisa dihindari sehingga jika ada satu pasangan yang memang tidak ada kecocokan dan masih dipaksakan untuk terus itu akan merugikan semua pihak. Maka dibolehkan perceraian, tetapi diingatkan bahwa perceraian itu halal tapi paling dibenci Alloh SWT. Karena itu, kalau masih bisa hidup bersama tanpa perceraian, maka pertahankan perkawinan itu. Bahkan ada yang berkata seperti berikut : “singgasana raja itu betapa kokohnya, terlebih singgasana Alloh SWT. Kokohnya tidak dapat terbayangkan, tapi jika terjadi perceraian maka singgasana Alloh SWT yang demikian kokohnya itu akan bergetar. Hal itu dapat diilustrasikan bahwa Alloh sangat benci perceraian dan menahan amarahnya sehingga bergetarlah singgasananya. (Narto TA

SUAMI BANTING TULANG CARI NAFKAH' ISTRI BERCUMBU DALAM KAMAR DENGAN LELAKI LAIN

Tulungagung, www.jejakkasus.info, Lagi, pasangan selingkuh di Tulungagung digrebek warga. Kali ini warga desa Sepatan kecamatan Gondang menggrebek Anik (30 tahun) dan Tinok (34 tahun) (13/9) jam 3 dinihari. Anik merupakan warga desa Sepatan yang sudah mempunyai suami dengan 2 orang anak sedang Tinok pria warga desa Gondang pun juga sudah berkeluarga.
Menurut saksi mata di tempat kejadian yang namanya enggan ditulis  mengatakan penggerebekan itu bermula ketika salah seorang warga mencurigai di depan rumah Anik ada sepeda motor diparkir depan rumah. Padahal waktu sudah larut malam. Apalagi suami Anik sedang merantau ke Kalimantan. Warga yang melihat gelagat tak baik tersebut lantas menghubungi warga yang lainnya. Kemudian mereka melakukan pengintaian.
Setelah ditunggu beberapa lama sang pemilik sepeda motor tak kunjung keluar rumah. Akhirnya warga melakukan penggerebekan yang sebelumnya warga berkoordinasi dengan Kepala Desa dan pihak aparat setempat. Warga meminta pasangan mesum tersebut untuk keluar rumah. Akhirnya setelah ditunggu beberapa saat pasangan gelap tersebut keluar rumah setelah Kepala Desa Sepatan berhasil membujuknya. Beruntung warga Sepatan tidak melakukan tindakan anarkis.
Sementara itu Kepala Desa Sepatan Sudarminto membenarkan kejadian penggerebekan yang dilakukan warga. Mereka merasa geram atas ulah pasangan gelap tersebut. Karena warga sudah lama mencurigai pasangan mesum tersebut” ungkapnya.

Kasus percintaan yang tak layak ditiru tersebut akhirnya warga mengarak mereka ke Balai Desa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dengan disaksikan puluhan warga serta aparat setempat akhirnya kedua pasangan mesum tersebut membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengulangi lagi perbuatannya dan bersedia taat pada peraturan Desa Sepatan. (Narto TA)

Program PATB Kedelai Di Desa.Jatimunggul Kecamatan.Terisi Jadi Ajang Bancakan

Indramayu, www.jejakkasus.info,- Selama ini berbagai program pemerintah pusat terus digulirkan demi untuk membantu masyarakat diseluruh pelosok Desa di Wilayah Indonesia pada umumnya,di Indramayu pada khususnya,sepertinya Program Perluasan Areal Tanam Baru ( PATB ) Kedelai melalui Kementerian Pertanian  sebagaimana yang tertuang dalam  Peraturan Menteri Pertanian Nomor 02/Permentan/OT.140/1/2012 telah ditetapkan Pedoman Pengelolahan Bantuan Sosial Kementerian Pertanian,bahwa dalam rangka Pemberdayaan Social,Perlindungan Social,Penanggulangan Kemiskinan,dan Penanggulangan Bencana,Kegiatan Penyaluran Bantuan Social untuk pertanian perlu dilanjutkan dan disempurnakan.bahwa atas dasar hal tersebut diatas,dan agar pelaksanaan kegiatan pengelolahan belanja bantuan social Kementerian Pertanian dapat berjalan dengan baik,maka perlu menetapkan Pedoman Umum Pengelolahan dan Pertanggungjawaban Belanja Bantuan Sosial Kementerian Pertanian.
      Menyediakan acuan bagi pelaksanaan pengembangan budidaya kedelai untuk mendukung kegiatan peningkatan produksi dan pendapatan serta kesejahteraan petani kedelai.
     Namun dalam pelaksanaan PPATB Kedelai tersebut disinyalir dijadikan modus korupsi berjama,ah oleh pihak yang terkait diduga konspirasi dengan para KTNA,Gapoktan,Kapoktan  dan sang penguasa pemerintah Desa untuk mengeruk uang Negara.
     Seperti halnya realita yang terjadi di Desa.Jatimunggul Kecamatan.Terisi Kabupaten.Indramayu Jawa Barat,sekitar 6 ( Enam ) Kelompok Tani di Desa tersebut yang mendapat Program Perluasan Areal Tanam Baru ( PPATB ) Kedelai dengan anggaran Sekitar 1miliaran lebih diduga jadi ajang bancakan.
     “Dana Program PATB Kedelai di Desa.Jatimunggul turun pada Agustus 2014,pelaksanaannya belum nanti bulan depan,sekitar 6 ( Enam ) Kelompok Tani yang mendapat program tersebut anggarannya sekitar sebesar Rp.1 miliaran lebih,dan ada dugaan kuat per Kapoktan ditarik Rp.15 juta kepada Kades PJ Jatimunggul.Roup.”Ungkap narasumber warga Kecamatan.Terisi,yang minta namanya di Lindungi belum lama ini di Wilayah Kabupaten.Indramayu kepada Tim Jejak Kasus.
      Adanya dugaan kuat berperannya sang penguasa pemerintah Desa.Jatimunggul yang nota bene adalah PJ Kades , dalam pelaksanaan program PATB Kedelai meskipun dibelakang layar orang nomor satu di Desa tersebut meskipun sifatnya sementara sepertinya tidak tinggal diam dengan kendaraan jabatan PJ nya masuk ke dalam ajang bancakan uang Negara.
     “Masuk logika tidak yang dapat Poktan yang narik uangnya Kepala Desa ( Kuwu )….?,ini sudah mengarah pencemaran nama baik bukan konfirmasi…saya ingin tahu sumbernya dari mana …?.”Kata PJ Kepala Desa.Jatimunggul.Roup saat dikonfirmasi Tim Jejak Kasus,Rabu 24/09 melalui telepon celulernya .
     Katanya lagi.”Silakan laksanakan Tupoksinya…kalau konfirmasi jangan menuduh dulu…nanti saya juga minta penjelasan dari mana sumbernya.

     
Sang penguasa pemerintah Desa.Jatimunggul sementara PJ.Roup, sangat jelas enggan dikonfirmasi terkait dugaan kuat atas keterlibatannya dalam bancakan uang Negara melalui program PATB Kedelai,dengan memberikan penjelasan yang tidak rasional,dan suatu bukti bahwa PJ Kades tersebut tidak mengerti dan tidak memahami Kode Etik Jurnalistik yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor.40 Tahun 1999 Tentang Pers.  (rastim ken aji / karmin)

17 Pelaku Pengroyokan 170 Jo 340 Pembunuhan Di Sidangkan

MOJOKERTO, Berita Jejak Kasus, www.jejakkasus.info- Pada hari kamis 11 September 2014 di PN Mojokerto Sidang tersebut di buka, dan sidang di Pimpin oleh Ketua Jaksa Penuntut Umum ibu Sri Widayati Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Terkait tindakan kriminalitas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) 170 jo 340 di Desa Mojogeneng Kecamatan Dlanggu. Kejadian 170 menimpah saudara Kris' (24) beralamatkan dusun Ploso desa Segunung Kecamatan Dlanggu, oleh segerombolan 19 orang semua warga Desa Kalen Kecamatan Dlanggu. Aksi Pengroyokan dengan unsur perencanaan tersebut membuat nyawa saudara Kris' tidak tertolong. Terkapar tidak berdaya kepala remuk' hingga keluar darah dari telinga korban.
Kejadian tersebut di saksikan oleh saudara leman ( 19 ) warga Dusun Mojogeneng berserta Kaur Desa bernama Bapak Khoiri ( 48 ) pada hari senin 05 Mei 2014 pukul 01:00 wib, saat di ketahui korban masih bisa bernafas dan di larikan ke RS Sido Waras Bangsal Mojokerto, oleh mobil patroli Polsek Dlanggu, di RS Sido Waras Bangsal korban menghembuskan nafasnya yang terakhir. Sementara Pria Sakti Direktur Eksekutif Menganalisa Pelaku akan di jerat Pasal 170 KUHP berbunyi demikian:
(1) Barang siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

(2) Tersalah dihukum: dengan penjara selama-lamanya tujuh tahun, jika ia dengan sengaja merusakkan barang atau kekerasan yang dilakukannya itu menyebabkan sesuatu luka dengan penjara selama-lamanya sembilan tahun, jika kekerasan itu menyebabkan luka berat pada tubuh
dengan penjara selama-lamanya dua belas tahun, jika kekerasan itu menyebabkan matinya orang.

Dan Pasal 340 KUHP menjelaskan sebagai berikut: "Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana (moord), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun." Red buseristana@yahoo.com ).
17 Pelaku antara lain 1. Mukamat Aripin, 2. Aris Uji Santoso, 3. Adi Hariyanto Alis Boteng, 4. Yonatan Sandi, 5. Mokamat Nasi Udin, 6. Didik Atang Susanto, 7. Andika Uji Raharjo, 8. Sugianto g. Nur Sait, 10. Sandis 11. Adi Sucipto, 12. Faris Stio Aji, 13. Angga Saputra. 14. Faijin Nasuruloh. 15 . Herdian, 16 Mokamat Sapii 17. Muji pute rae,seng medal kaleh,namine Supriadi dan Mukamad pais, tidak di cantumkan pasalnya tidak ikut ikutan, semua Pelaku warga Desa Kalen Kecamatan Dlanggu. ( Lputan Khusus Direktur Eksekutif  www.jejakkasus.info: 082141523999 ).