Saturday, November 8, 2014

PELAJAR SMA JADI KORBAN PENODONGAN DI MONAS

Jakarta, www.jejakkasus.info- Malang betul nasib Christopher Dirrell (16) dan tiga temannya di Kawasan Monas. Niat mengerjakan tugas dari sekolah untuk membuat gambar Monumen Nasional justru menjadi korban penodongan di kawasan tersebut, Jumat (7/11/2014) siang.
Menurut Kanit Reskrim Polsektro Gambir, AKP Budi Setiadi, korban ditodong oleh menggunakan pisau belati. Pelaku ini merupakan penjahat yang kerap beraksi di wilayah Monas. Kejadian tersebut bermula Jumat sekitar pukul 10.30, saat itu Christopher baru saja tiba di Monas untuk mengerjakan tugas sekolah.
Pelajar Kelas II SMA Bunda Hati Kudus di kawasan Grogol ini datang bersama ketiga temannya melalui pintu dekat patung kuda. Korban dan ketiga temannya tak mengetahui jika dibelakang sedang dibuntuti pelaku.
"Saat korban sudah menjauh sekitar 200 meter dari patung kuda, dimana keadaan mulai sepi. Pelaku menghampiri korban dan menodongkan pisau belati, sambil mengancam korban agar jangan berteriak," ucap Kanit.
Budi melanjutkan, karena takut diancam pisau belati, korban lantas menyerahkan handphone beserta uang Rp 60.000 miliknya. Setelah pelaku mendapatkan barang-barang milik korban, kemudian pergi meninggalkan pelajar SMA tersebut.
"Tetapi korban berani berteriak setelah pelaku pergi lantaran melihat banyak polisi yang sedang berjaga. Rampok-rampok, teriakan korban itu langsung didengar warga," ujar Budi kepada wartawan, Sabtu (8/11/2014).
Pelaku yang mengaku sebagai pekerja konveksi di kawasan Kota Bambu, Jakarta Barat itu panik dan mencoba kabur dari sergapan warga yang sudah emosional. Tetapi berhasil ditangkap, dan dipukuli berulang kali hingga tak beraturan bentuk mukanya.
"Sebelum aksi warga bertambah liar, anggota polisi yang memang sedang berjaga di kawasan Monas langsung mengamankan pelaku agar tak terjadi bulan-bulanan warga," ungkapnya.
Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Gambir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sumber Humas PoLda Metro Jaya. 

Portal berita www.jejakkasus.info Menyajikan 4 Koran, 1 Radar Bangsa (Koran), 2. Jejak Kasus (Tabloid), 3. Polhukum & Kriminal (Tabloid), 4 Buser Istana (Tabloid), dan NGO HDIS.

Harapan Media Harian Jejak Kasus www.jejakkasus.info- Seluruh lapisan masyarakat dari kalangan bawa hingga atas, dapat ikut berpartisipasi, berbagi informasi, tentang info penyimpangan APBD/APBN/Penyalahgunaan wewenang jabatan/pemalsuan dokumentasi negara serta lainnya, turut serta menyampaikan gagasan atau angan angan, ide-ide yang bersifat membangun, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Beralamatkan: Jalan raya Kemantren 82, Terusan, Gedeg, Mojokerto, kode pos. 61351 Jawa timur. Kontak person: 082141523999, terima kasih sudah berpartisipasi, berbagi dengan kami. untuk mengetahui berita hukum dan kriminal jejak kasus, Klik di sini,www.jejakkasus.info .

0 comments: